Senin, Juli 15, 2024
BerandaHukumDiduga Melanggar UU ITE, BPPH Pemuda Pancasila MPC Kabupaten Tasikmalaya, Laporkan Pemilik...

Diduga Melanggar UU ITE, BPPH Pemuda Pancasila MPC Kabupaten Tasikmalaya, Laporkan Pemilik Akun Tiktok @z*m2

Tasikmalaya SMI.- Paska adanya ocehan di Akun Tiktok yang beredar baru ini, yang di mana ocehan yang tidak patut itu yang di lakukan salah seorang warga Kota Tasikmalaya di mana ocehan tersebut  mengarah ke Pribadi Ketua MPC Kabupaten Tasikmalaya. Dengan kejadian tersebut sontak membuat gerah dan marah para ketua PAC SE Kabupaten Tasikmalaya sehingga melakukan pelacakan ke kediaman orang yang melecehkan Ketua MPC dan berhasil menangkapnya dan membawa ke sekretariat mpc untuk menjaga hal yang tidak di inginkan akan kemarahan Anggota PP Kabupaten Tasikmalaya. Dengan demikian, BPPH MPC Kabupaten Tasikmalaya dengan cepat melaporkan kejadian tersebut di pimpin langsung oleh Ketua BPPH MPC Kabupaten Tasikmalaya melaporkan Akun Tiktok dengan pelanggaran Undang undang ITE

Dalam Pasal 27 ayat 3 UU ITE menyebut melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Terkait hal tersebut,hari ini Selasa (25/5/2024) BPPH MPC Pemuda Pancasila Kab. Tasikmalaya telah melakukan kordinasi dengan pihak polres untuk menindak lanjuti laporan terkait dugaan tindak pidana di media sosial tiktok yang dilakukan oleh akun tiktok @z*m² terkait dugaan perbuatan penghinaan/pelecehan terhadap organisasi PP Kabupaten Tasikmalaya.

Permasalan ini bermula saat salah satu petinggi MPC PP Kabupaten Tasikmalaya memposting video kegiatan organisasi di Puspahiyang,dalam postingan tersebut kemudian ada komentar negatif atau ujaran kebencian yang memiliki muata penghinaan dan melecehkan isi di video tersebut. Oleh karena itu kalau dilihat secara konten dan konteksnya, dari informasi dan data secara elektronik komentar akun tersebut memiliki mens rea atau niatan buruk untuk menyerang kehormatan, harga diri, dan menecemarkan nama baik organisasi pemuda pancasila.

Adv. Ecep Sukmanagara,S.Pd. S.H sebagai BPPH MPC PP Kabupaten Tasikmalaya menindaklanjuti hal tersebut.

“Atas kejadian tersebut, organisasi kami kemudian melakukan konfirmasi dan klarifikasi terhadap pemilik akun tersebut, dan setelah dipertemukan bahwa berdasarkan keterangannya pemilik akun tiktok tersebut pemilik akun tiktok @z*m² menyatakan bahwa dalam memberikan komentar di postingan tersebut dalam keadaan sadar. Itu menegaskan bahwa perbuatan yang dia lakukan itu adalah kesengajaan,maka daripada itu, secara garis komando organisasi berdasarkan hasil musyawarah dengan para ketua PAC dan kepengurusan MPC PP, kami melaporkan hal tersebut kepada aprat penegak hukum dalam hal ini Polres Kab.Tasikmalaya melalui unit resum.” Ucap Ecep Sukmanagara.,S.H

“Pelaporan kami yaitu terkait pasal pencemaran nama baik di media sosial yang selain dalam KUHP juga dapat merujuk pada Pasal 27A jo. Pasal 45 ayat (3) UU 1/2024yang mengatur setiap orang dengan sengaja menyerang kehormatan atau nama baik orang lain dengan cara menuduhkan suatu hal, dengan maksud supaya hal tersebut diketahui umum dalam bentuk informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang dilakukan melalui sistem elektronik dipidana penjara paling lama 2 tahun dan/atau denda paling banyak Rp400 juta.” Lanjut Ecep.

“Lebih lanjut lagi bahwa yang dimaksud dengan “menyerang kehormatan atau nama baik” adalah perbuatan yang merendahkan atau merusak nama baik atau harga diri orang lain sehingga merugikan orang tersebut, termasuk menista dan/atau memfitnah.” Pungkas Ecep. (Halim)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine
Google search engine

Berita Populer

Komentar