Senin, Juli 15, 2024
BerandaPendidikanDirikan Sekolah Rakyat SMP Pamoyanan, Ai Sadiah Rela Berkorban

Dirikan Sekolah Rakyat SMP Pamoyanan, Ai Sadiah Rela Berkorban

Kabupaten Tasikmalaya, SMI- Pendidikan bisa di katakan sebagai salah satu sarat mutlak untuk berpartisipasi dan dapat mempengaruhi sikap hidup seseorang terhadap lingkungan. Dan juga suatu sikap yang di perlukan bagi peningkatan kesejahteraan Masyarakat. Sesuai apa yang di programkan Pemerintah yaitu Pemberdayaan Masyarakat.

Dra. Ai Sadiah, M.Pd salah satu Tokoh Pendidikan yang juga sebagai Guru di Salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 (SMPN 2) Kadipaten mengatakan, bahwa dengan susah payah kami mendirikan Sekolah Rakyat, kenapa di sebut Sekolah Rakyat? Karena menurutnya waktu itu saat awal pendirian semua di lakukan atas inisiatif sendiri dan keluarga tanpa campur tangan Pemerintah, katanya. Senin (20/05/24).

“Seiring berjalanya waktu, kami pun terus berusaha agar tujuan dan harapan kami ini, kelak di kemudian hari bisa tercapai apa yang di cita citakan. Adapun pendirian Sekolah ini, kami berjalan atas nama Yayasan, di mana Yayasan ini sudah kami dirikan beberapa tahun yang lalu,” jelasnya.

Dirinya juga menambahan, karena salah satu sarat untuk mendirikan Sekolah yaitu Yayasan. Sesuai Permendikbud nomor 36 Tahun 2014 Tentang Pendidikan Dasar dan Menengah, Satuan Pendidikan Dasar dan menengah, imbuhnya.

Lanjut Dra. Ai Sadiah, M.Pd mengungkapkan, Pendirian Sekolah Rakyat ini bukan hal yang mudah yang kami rasakan. Berbagai halangan dan Lika liku harus kami hadapi, bahkan demi tercapainya tujuan kami yaitu meningkatkan pendidikan bagi Siswa dan Siswi warga sekitar, kami bahkan rela menyumbangkan gajih kami selama satu Tahun untuk membayar Guru Sukarelawan.

“Karena memang kami belum ada bantuan dari manapun. Bahkan waktu meja untuk Siswa pun kami meminta bantuan meja belajar bekas yang ada di SMPN, di mana kami bertugas dan juga dari SMP lainnya. Ini semua kami lakukan tanpa rasa malu dan gengsi demi Pendidikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ai juga menuturkan, bahwa dengan kegigihan dan rasa keinginan untuk membangkitkan Sarana Pendidikan khusus di Kecamatan Kadipaten,  Alhamdulillah apa yang kami cita – citakan sudah berangsur kelihatan nyata. Dari mulai Sarana dan prasarana sudah ada sedikit demi sedikit. Ruang Kelas juga Alhamdulillah walaupun masih jauh dari Standar yang seharusnya, tuturnya.

“Mudah-mudahan saja dengan adanya kemajuan di Sekolah Rakyat ini, SMP Pamoyanan, kami berharap kepada pihak yang terkait untuk segera membantu kami atas segala kekurangan Sarana dan Prasarana di Sekolah kami ini,” harapnya.

Adapun Siswa di Sekolah ini sudah ada 160 Siswa mereka semua warga sekitar. Jadi kalau kami ingat ke belakang bagaimana pahitnya mendirikan Sekolah ini, Alhamdulillah jika di lihat perkembangannya Hari ini, semua keluh kesah yang lalu, hilang dan yang ada rasa kebanggaan di hati kami, terangnya.

“Hanya kami berharap partisipasi Masyarakat bagi keberhasilan Program Pendidikan sangatlah di butuhkan, dan Masyarakat bagian sangat strategis di bidang pendidikan. Karena Pendidikan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (Halim S)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine
Google search engine

Berita Populer

Komentar