Kamis, Juni 13, 2024
BerandaArtikelANALISA SWOT, DASAR PERUMUSAN STRATEGI KPPN KARAWANG TAHUN 2024

ANALISA SWOT, DASAR PERUMUSAN STRATEGI KPPN KARAWANG TAHUN 2024

Oleh : Ira

Organisasi yang mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dalam pencapaian target dan tujuannya harus dapat berpikiran secara strategis untuk menyusun strategi yang tepat. Strategi merupakan upaya bersama mencapai tujuan jangka panjagn, dalam proses perumusan strategi,diperlukan suatu analisis yang menyeluruh mengenai lingkungan internal dan eksternal organisasi. KPPN Karawang sebagai salah satu instansi vertical Kementerian Keuangan dalam menentukan strategi menggunakan analisis lingkungan untuk memetakan kondisi lingkungan yang berpengaruh bagi organisasi. Analisis lingkungan internal organisasi untuk melihat kekuatan dan kelemahan organisasi. Sedangkan analisis lingkungan eksternal perusahaan membantu untuk melihat peluang dan ancaman yang akan dihadapi oleh organisasi

Tools yang digunakan untuk melakukan analisa baik internal maupun internal adalah SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats). Analisis SWOT merupakan suatu teknik perencanaan strategi yang berguna untuk mengevaluasi Kekuatan dan Kelemahan, serta mengidentifikasi Peluang dan Ancaman dalam suatu kegiatan, baik yang sedang berlangsung maupun dalam perencanaan kegiatan baru. Teknik ini dikembangkan oleh Albert Humphrey, yang memimpin proyek riset di Universitas Stanford pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an, menggunakan data dari Perusahaan Fortune 500. Proses analisis SWOT melibatkan penentuan tujuan yang spesifik untuk bisnis atau proyek tertentu, dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung atau menghambat pencapaian tujuan tersebut.

Matriks SWOT digunakan untuk menunjukkan bagaimana kekuatan (strength) dapat mengambil keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, bagaimana mengatasi kelemahan (Weakness) yang dapat mencegah keuntungan dari peluang, cara kekuatan menghadapi ancaman (Threat) yang mungkin timbul, dan terakhir, bagaimana mengatasi kelemahan yang bisa membuat ancaman menjadi nyata atau menciptakan ancaman baru

Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) terbagi menjadi empat bagian, yaitu:

  1. Strength (S) atau dikenal sebagai analisis kekuatan.

Merupakan situasi atau kondisi yang mencerminkan kekuatan dari suatu organisasi atau perusahaan pada saat ini. Dalam menerapkan analisis ini, setiap perusahaan atau organisasi perlu mengevaluasi kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya, kemudian membandingkannya dengan pesaing-pesaingnya. Sebagai contoh, jika kekuatan suatu perusahaan terletak pada kualitas produk yang unggul, keunggulan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan segmen pasar yang menginginkan produk dengan tingkat kualitas yang lebih baik

2. Weakness (W) atau dikenal sebagai analisis kelemahan

Merupakan situasi atau kondisi yang mencerminkan kelemahan dari suatu organisasi atau perusahaan pada saat ini. Analisis kelemahan bertujuan untuk mengevaluasi kelemahan yang ada dalam suatu perusahaan atau organisasi. Kelemahan tersebut dapat menjadi hambatan serius dalam kemajuan perusahaan atau organisasi. Sebagai contoh, jika suatu organisasi menghadapi kendala dalam pelaksanaan kegiatan yang kurang efektif, organisasi tersebut perlu mengidentifikasi kekurangan-kekurangan yang terkait dengan kegiatan yang telah dilakukan. Hal ini dilakukan agar permasalahan tersebut tidak mengakibatkan organisasi kalah saing dan tertinggal dibandingkan dengan organisasi lainnya. Upaya perbaikan harus dilakukan untuk memastikan bahwa kelemahan tersebut tidak menghambat kemajuan keseluruhan

3. Opportunity (O) atau dikenal sebagai analisis peluang

Merupakan situasi atau kondisi yang mencerminkan peluang dari sisi luar suatu organisasi atau perusahaan, dan gambaran ini dapat memberikan peluang perkembangan di masa depan. Analisis peluang digunakan untuk mencari potensi peluang atau terobosan yang memungkinkan suatu perusahaan atau organisasi untuk berkembang, baik dalam waktu sekarang maupun di masa mendatang. Peluang ini dapat melibatkan aspek-aspek seperti pasar baru, inovasi teknologi, perubahan kebijakan, atau tren pasar yang dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan pertumbuhan dan keberlanjutan suatu entitas.

4. Threat (T) atau dikenal sebagai analisis ancaman

Merupakan situasi atau kondisi yang mencerminkan ancaman dari suatu perusahaan atau organisasi dalam menjalankan usahanya. Analisis ancaman digunakan untuk menganalisis tantangan atau ancaman yang harus dihadapi oleh suatu perusahaan atau organisasi dalam menghadapi berbagai faktor lingkungan yang tidak menguntungkan. Ancaman ini dapat menyebabkan kemunduran suatu organisasi, dan jika tidak segera diatasi, dapat menjadi penghalang pelaksanaan kegiatan yang akan dijalankan. Tindakan pencegahan dan strategi pengelolaan risiko diperlukan agar organisasi dapat mengatasi ancaman tersebut dan tetap berkelanjutan dalam operasionalnya

Setelah KPPN Karawang mengidentifikasi factor-faktor sesuai dengan SWOT dimaksud, KPPN Karawang juga menggunakan metode IFI dan EFE sehingga dapat mengambil strategi yang sesuai untuk diimplementasikan. Analisis IFE (Internal Factor Evaluation) digunakan untuk mengindentifikasikan faktor-faktor internal KPPN Karawang. Analisis IFE menyimpulkan dan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan yang besar dalam organisasi. Analisis IFE ini menggunakan bobot dan rating dalam menentukan pengaruh masing-masing factor, sedangkan analisis EFE (External Factor Evaluation) digunakan untuk mengindentifikasikan faktor-faktor eksternal KPPN Karawang supaya dapat dilihat peluang dan ancaman yang ada saat ini. Analisis EFE ini menggunakan bobot dan rating dalam menentukan pengaruh masing-masing factor. Penentuan bobot dan rating dilakukan berdasarkan rapat FGD internal.

Berdasarkan hasil perhitungan Analisa SWOT IFE, EFE dan TOWS dimana hasil perhitungan skor total dan besaran sumbu x, y pada IFE dan EFE dimasukan ke dalam kuadran SWOT. Skor yang didapatkan adalah 21 dan 14 artinya sumbu X positif, dan sumbu Y juga positif, menempatkan posisi KPPN pada Kuadran I. Berdasarkan letak kuadran tersebut, maka berdasarkan Analisa TOWS, berdasarkan hasil pemetaan tersebut, strategi yang paling tepat untuk dapat terus meningkatkan kinerja KPPN adalah menggunakan strategi PROGRESIF yaitu menggunakan Strenghts untuk memanfaatkan Opportunities:

No. Strategi Progresif Action Plan
1 Pelayanan yang sesuai standar kualitas minimum layanan KPPN sehingga diperoleh kepuasaan mitra kerja Menindaklanjuti hasil survey stakeholder, terus meningkatkan pelayanan kepada stakeholder serta jalin intimacy dg stakeholder
2 SDM yang kompetitif dan memenuhi syarat kuantitas dan kualitas atas beban kerja Identifikasi kebutuhan training sdm sebagai rujukan peningkatan kualitas sdm
3 Telah adanya standardisasi sarana dan prasarana KPPN yang modern Memenuhi sarana prasarana sesuai standar dan serta menjaga kebersihan nya.
4 Implementasi SMM yang konsisten Monitoring implementasi SMN secara konsisten
5 Telah adanya integralisasi sistem layanan berbasis teknologi informasi Peningkatan pengetahuan sdm terkait system layanan teknomogi informasi
6 Budaya organisasi yang sehat dan terinternalisasi ke semua level pegawai Implemtasikan budaya organisasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari
7 Memanfaatkan program tawaran pendidikan dan pelatihan baik dalam negeri maupun luar negeri untuk SDM KPPN Memotivasi kepada seluruh pegawai untuk mengikuti program Pendidikan yang ditawarkan
8 Memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk inovasi atas layanan kepada mitra kerja Membuat inovasi dengan memanfaat IT untuk peningkatan kinerja dan layanan stakeholder
9 Meningkatkan kepercayaan atas layanan yang tepat dan andal dengan dukungan Teknologi Informasi Menjaga informasi data dan senantiasa memberikan layanan terbaik terhadap keluhan stakeholder atas perkembangan IT.

KPPN Karawang akan senantiasa berkomitmen untuk melakukan action plan sesuai strategi yang telah dipetakan, monitoring dan evaluasi akan terus dilaksanakan sehingga target yang telah ditetapkan organisasi dapat dicapai secara optimal.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

Berita Populer

Komentar