Senin, Mei 20, 2024
BerandaHeadlineKades  Dawagung Bersama Muspika Rajapolah Gerak Cepat Tangani Longsor Di Kampung Nangoh

Kades  Dawagung Bersama Muspika Rajapolah Gerak Cepat Tangani Longsor Di Kampung Nangoh

Kabupaten Tasikmalaya, — Musibah longsor yang menimpa warga Kampung Nonggoh terjadi akibat hujan turun terus menerus yang mengguyur wilayah Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya. Sehingga menimbulkan longsor dan banjir di wilayah Tasik Utara pada umumnya terutama wilayah Desa Dawagung..Dengan kejadian musibah tersebut, Kades Dawagung Trio Budi bergerak cepat untuk mengatasi longsor yang terjadi di Kampung Nonggoh Desa Dawagung. pemerintah desa Dawagung kecamatan Rajapolah bersama unsur Muspika yang dipimpin oleh Camat Rajapolah dan Kepala Desa Dawagung langsung meninjau lokasi bencana di wilayah kampung Nangoh RT 04/09 yang mengakibatkan 4 rumah warga terdampak.

Hadir dalam peninjauan bencana longsor tersebit diantaranya, Camat Rajapolah Agung Nurbudiansyah, S.Sos, Kepala desa Dawagung H. Trio Wibowo Budi beserta perangkat, RPB Rajapolah, TNI-POLRI, BPBD Kabupaten Tasimmalaya, RT dan RW setempat serta masyarakat.

Usai melakukan peninjauan dan verifikasi korban dilapangan yang berlokasi di Kp. Nangoh RT 04/09,, Kepala desa Dawagung H. Trio Wibowo Budi mwnyampaikan, hujan deras dengan intensitas tinggi sehingga diduga saluran air meluap dan memicu terjadinya tanah longsor, katanya. Rabu (25/04/24).

“Dampak dari kejadian, tebing sungai Cidahu panjang 40 meter, Lebar 30 meter dan ketinggian 25 meter longsor, serta kandang Sapi Bangunan permanen ukuran 13×8 m sebagian rusak akibat terbawa longsor dan 4 (empat) unit rumah warga terancam,” jelasnya.

H. Trio Wibowo Budi menambahkan, untuk rumah yang terdampak diantaranya, 1. Yana Mulyana 1 KK 4 jiwa (Permanen), 2. Ase Rohimat 1 KK 4 Jiwa (Permanen), 3. Ujang Ruhiat 1 KK 4 jiwa (Permanen), 4. Yaman  1 KK 4 jiwa (Permanen), tambahnya.

“Penanganan Darurat sementara mengalihkan aliran air yang berada di atas tebing agar tidak mengarah ke titik longsor serta pemasangangan rucuk bambu pada lokasi longsoran untuk antisipasi meluasan longsor, dan juga pemasangan rambu pembatas di area longsoran dan memberikan himbauan kepada penghuni rumah yang terancam untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman, mengingat kondisi Titik longsor masih rawan terjadinya longsor susulan,” tutur Kades Dawagung.

Selain itu juga, H. Trio Wibowo Budi berharap, dengan adanya kejadian longsor ini mudah-mudahan untuk warga yang terdampak egera dapat di perbaiki kembali, mengingat cuaca saat ini kurang baik atau buruk, serta demi menjaga keamanan dan keselamatan untuk warga masyarakat. Alhamdulillah untuk kordinasi ke Muspika dan pemerintah kabupaten Tasikmalaya semuanya cepat tanggap, harapnya.

Halim

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

Berita Populer

Komentar