Senin, Mei 20, 2024
BerandaPemerintahanProgram Tasik Caang, Pemkab Tasikmalaya Diduga Nunggak Pembayaran Listrik Sebesar ±Rp. 4,6...

Program Tasik Caang, Pemkab Tasikmalaya Diduga Nunggak Pembayaran Listrik Sebesar ±Rp. 4,6 Miliar

Kabupaten Tasikmalaya, SMI.= Di era digitalisasi tentunya listrik merupakan sarana penting bagi masyarakat, dimana banyaknya barang-barang yang menggunakan aliran listrik pada saat ini banyak di gunakan di kalangan masyarakat ataupun perkantoran pemerintah hingga pihak swasta dan pelaku UMKM di daerah. Sehingga kebutuhan listrik tentunya menjadi sarana paling utama yang dibutuhkan di era modern sekarang ini.

Namun sangat disayangkan ketika hal tersebut tidak sebanding dengan apa yang dibutuhkan, seperti banyaknya program melalui pemerintah dengan adanya pemasangan baru lampu-lampu PJU (Peneranagan Jalan Umum) baik dijalan nasional ataupun di jalan kabupaten, sehingga pemkab Tasikmalaya yang memiliki Program Tasik Caang diduga memiliki tunggakan listrik yang belum dibayar yang akan mencapai 3 bulan dengan nominal sebesar ±Rp. 4,6 Miliar.

Terkait hal tersebut, pihak media online smi mengkonfirmasi langsung kepada pihak Dishubkominfo kabupaten Tasikmalaya melalui bidang sarana lalulintas tentang adanya dugaan tunggakan listrik yang belum terbayar oleh pemerintah kabupaten Tasikmalaya.

Mujiono selaku Kasi sarana lalulintas yang mewakili kabid Sarpras lalulintas mengatakan, untuk masalah tunggakan listrik yang belum terbayar hampir mencapai 3 bulan memang benar, dan untuk nominalnya ±Rp 4,6 Miliar itu benar, karena untuk pembayarannya kami menunggu pengesahan dari anggaran perubahan, katanya. Kamis (09/11/2023)

“Adapun untuk masalah tunggakan ini terjadi dikarenakan banyaknya pemasangan lampu PJU yang baru di area jalan nasional, sehingga hal ini diluar dugaan kami dan tentunya di anggaran murni tidak tercover,” jelasnya.

Selain itu juga, Mujiono menuturkan, untuk total lampu PJU yang ada di kabupaten Tasikmalaya ini ±5.000 PJU, namun untuk yang menyala dan yang mati itu belum terdata semuanya, dikarenakan anggaran kami dalam pemeliharaan pun sangat terbatas, dan untuk saat ini kami terfokus dulu pada pembayaran listrik, karena alhamdulillah sudah di sahkan dalam anggaran perubahan, tuturnya.

“Semoga saja di minggu depan sudah terbayar lunas, sehingga kami kedepannya akan menganggarkan pada anggaran murni untuk mengantisipasi sehingga hal seperti ini tidak terjadi kembali,” harapnya.

Halim

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

Berita Populer

Komentar